
Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikitpun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan kusendiri
Begitu sulit kubayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Dibawah batu nisan kini
Kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup
Ini terjadi karna ku sangat cinta
Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan father....
Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja kutelah bisa sayangi kamu… di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
di nanti ku……
ayah, ananda kangen banget.....
ananda ingin ikut ayah terbang bersama bintang disana....
knp ayah pergi tanpa pamit dengan ananda ????
knp, ayah hanya meninggalkan jejak dengan simbol bendera berwarna kuning dan rangkaian bunga
duka didepan rumah saat ananda pulang ????
knp ayah??
kenapa kau pulang tanpa suaramu?
kenapa kau pulang tanpa senyum dan canda tawamu?
kenapa kau pulang terbujur kaku dalam tandu rumah sakit?
kenapa kau pulang tanpa mobil dinas mu yg kau tinggalkan di pintu tol itu yah ???
kenapa kau pulang hanya membawa sebungkus martabak keju kesukaanku,tanpa kita makan
bersama?
dan kenapa hanya sebuah ponsel saksi bisu yg kau bawa pulang dalam berita duka....
ayah, ku belum sempat membuatmu bahagia...
ku belum sempat mewujudkan inginmu tuk melihatku bahagia dengan pendampingku khelak..
maafkan nanda yah......
hingga kau meninggalkanku tuk selamanya, ku belum sempat mengenalkan dia untukmu...
mugnkin raga ini terlihat tangguh menerima realita yang ada
tapi entah, rasanya sisi dalam raga ini kian hari kian rapuh tanpa hadirmu dalam hari-hariku..
kini ku hanya mencoba bersikap realitis agar bunda dan adik2 ku bisa bertahan dan tegar tanpa
hadirmu yah...
kini ku hanya mencoba tuk bisa lebih banyak memberi daripada menerima yah...
kini ku hanya mencoba tuk bisa bertahan hidup menjadi manusia yg paling baik dari kemarin di sisa
waktu ku yah....
semoga ku mampu tuk terus mendaki ke puncak tertinggi tuk bertemu kembali bersamamu yah....
angin bawalah inginku kepada ayahda disana..
sampaikan lah kepada embun pagi, tetesan rindu yang mendalam
kabut, rasuki rasa ini dalam sebuah pesan untuknya...
salam hangat kangen yang teramat sangat dari bumi....
~ ananda- 1von3~






