
Kamis, 08 Oktober 2009
4 someone in my mind.........

Senin, 14 September 2009
Waktu, Ruang, Cahaya…
Perlahan dia sebarkan tetesan cahaya itu melalui sumbu-sumbu lilin hari
memberikan pijaraan sebuah cahaya cinta dan kasih..
Melangkah dengan penuh keyakinan menuju rumah pelangi
membuat ruang kian memulai menapakkan auranya kembali dari lusuhnya yang kelam….
Warna-warni menghiasi dinding ruang yang
Lusuh, pengap, dan rapuh termakan oleh waktu
Cahaya memberikan kehidupan baru bagi ruang
Cahaya tlah menumbuhkan tunas nurani yang damai
Suatu keyakinan cahaya terhadap cinta sejati..
Diamnya waktu tak menghentikan jarum tuk trus berdetak
Berdetak dengan ketidakpastian kepada esok
Berdetak dengan misteri kabut malam
Berdetak tanpa tujuan yang pasti
Berdetak pada Tanya tanpa jawab
Entah apa yang akan terjadi…
Ketika ruang menemukan kembali cinta sucinya
Namun Keyakinan cahaya seakan hilang termakan waktu
karena ketidakmampuannya terhadap fakta
Perlahan cahayapun mulai meredupkan sinarnya
Hingga kembali menjadi seberkas cahaya dengan penuh harapan
Ruang memang hanya ruang
Ruang yang tak memiliki asa
Ruang yang rapuh dengan kekecewaan
Ruang yang hadir hanya untuk bersinggah tanpa balas
Adilkah waktu….???
atau
Kejamkah cahaya….???
Hingga
Kuaatkah ruang…???
Untuk tetap berdiri dan melangkah pada bumi
Berteduh damai di bawah langit
Bernafas sejuk oleh insan pori-pori dinding
Dan kembali tersenyum dengan kebahagian abadi
oleh hadirnya cahaya
Ruang hanyalah ruang…
Yang hadir tanpa asa…
~ivon3,270109,11;14 wib~
~ by buffoncasano on January 28, 2009.
still write a story
ku hanya sebongkah daging yang bernyawa,
bahkan ku hanyalah sebutir debu yang kan hilang bila angin menginginkan...
apa yang ada sekarang bukanlah apa-apa,
apa yang ku raih sekarang bukanlah sebuah janji untuk mendapatkan tiket surga...
bahkan semua itu hanya sebuah cobaan yang nantinya ku pertanggung jawabkan ,
bajuku adalah putihnya kain kafan yang akan membalutku khelak,
rumahku adalah sebuah lubang dengan kedalaman 2 x 1 yang sunyi...
dan alamatku adalah papan nisan yang nanti kan menjadi petunjukmu bila waktuku telah habis.....
Saat ini ku hanya ingin menikmati di sisa waktuku tuk menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin..... agar disuatu saat, bila waktuku telah habis ku kan membuat bumi sekaligus isinya tersenyum tuk kepergianku,tanpa harus meneteskan rasa kehilangan...
still write a story.....
~1von3~
Too Sweet To forget...
and I begin to play
those old familiar songs
from our yesterdays
but only half way through
the things I should have said
those old memories came
flown into my head
oh you're so sweet
too sweet to forget
memories of being alone with you
it's all in my dream
you're just so sweet
too sweet to forget
you don't love me the same
as I love you
it's not to be I regret
hmmmm days are passing by
the wind begins to blow
season's changing and
the leaves begin to grow
but the words inside my head
would forever stay true
wherever i may go
whatever i may do
and inside cold dark lonely night
memories of the two of us
begin to take flight
you’re just so sweet
too sweet to forget
but you don’t love me like i love you
it’s not to be i regret
intermezzo
kemudian terus menggenangi sanubariku setiap waktu..
~1von3-him~
Kamis, 30 Juli 2009
Titip Pesan Untuk Ayah....

Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikitpun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan kusendiri
Begitu sulit kubayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Dibawah batu nisan kini
Kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup
Ini terjadi karna ku sangat cinta
Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan father....
Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja kutelah bisa sayangi kamu… di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
di nanti ku……
ayah, ananda kangen banget.....
ananda ingin ikut ayah terbang bersama bintang disana....
knp ayah pergi tanpa pamit dengan ananda ????
knp, ayah hanya meninggalkan jejak dengan simbol bendera berwarna kuning dan rangkaian bunga
duka didepan rumah saat ananda pulang ????
knp ayah??
kenapa kau pulang tanpa suaramu?
kenapa kau pulang tanpa senyum dan canda tawamu?
kenapa kau pulang terbujur kaku dalam tandu rumah sakit?
kenapa kau pulang tanpa mobil dinas mu yg kau tinggalkan di pintu tol itu yah ???
kenapa kau pulang hanya membawa sebungkus martabak keju kesukaanku,tanpa kita makan
bersama?
dan kenapa hanya sebuah ponsel saksi bisu yg kau bawa pulang dalam berita duka....
ayah, ku belum sempat membuatmu bahagia...
ku belum sempat mewujudkan inginmu tuk melihatku bahagia dengan pendampingku khelak..
maafkan nanda yah......
hingga kau meninggalkanku tuk selamanya, ku belum sempat mengenalkan dia untukmu...
mugnkin raga ini terlihat tangguh menerima realita yang ada
tapi entah, rasanya sisi dalam raga ini kian hari kian rapuh tanpa hadirmu dalam hari-hariku..
kini ku hanya mencoba bersikap realitis agar bunda dan adik2 ku bisa bertahan dan tegar tanpa
hadirmu yah...
kini ku hanya mencoba tuk bisa lebih banyak memberi daripada menerima yah...
kini ku hanya mencoba tuk bisa bertahan hidup menjadi manusia yg paling baik dari kemarin di sisa
waktu ku yah....
semoga ku mampu tuk terus mendaki ke puncak tertinggi tuk bertemu kembali bersamamu yah....
angin bawalah inginku kepada ayahda disana..
sampaikan lah kepada embun pagi, tetesan rindu yang mendalam
kabut, rasuki rasa ini dalam sebuah pesan untuknya...
salam hangat kangen yang teramat sangat dari bumi....
~ ananda- 1von3~
Sabtu, 25 Juli 2009
00:00 WIB
kaki ini kembali ke dalam jalur terjal menapaki merahnya tanah dan ukiran akar..
masih tetap, sang angin menyapa kedatanganku dan suara alam menjamu kehadiranku….
ku kembali untuk alamku….
memandang jejak langkah ku yg penuh dengan bayangan
dan perlahan jejak ini kian jelas menampakan arahnya untuk melangkah…
uuffffchh….
dingin kian dia atas sini, sudah lama ku merindukan moment seperti ini…
berdiri di atas ketinggian beribu puluh meter dari permukaan laut, membuat ku terharu dengan hari yg kulalui……
lihat disana ……, bro’
ada keajaiban alam yg gak pernah kita lihat sebelumnya….
ia menampakkan ke indahannya dan dia tersenyum untuk kita…..
ya……””
itulah dia,
yang slama ini kita rindukan….
dan hanya dapat kulihat, kudengar dan kurasa…..
tak ada kata yang dapat terucap, hanya rasa syukur ku bisa menikmati alamku….
kuteriak dengan lantang, ku mengadu dengan mereka apa yg ku rasa….
mereka merangkul dan memelukku dengan selimut kabut yg menenangkan jiwa
hingga belaian dinginnya menghapus air mataku….
thanks GOD 4 all…..
jika waktu ku tiba, ku kan memilih kembali ke pangkuanmu untuk slamanya……
………………..







